Cetak Generasi Muda Anti Hoax, Satintelkam Jalin Sinergi dengan LDII

Tribratanews.tegal.jateng.polri.go.id, Polres Tegal Polda Jateng – Minggu (29/07/2018) tampak suasana yang lain dari hari – hari biasa di area Ponpes Al Huda Manshurin, Kel. Dampyak Kec. Kramat. Sekitar lima ratus remaja dari seluruh wilayah Kab. Tegal berkumpul menjadi satu untuk mengikuti acara pembinaan dari Polres Tegal. Kegiatan yang mengusung tema “DENGAN MEMUPUK KECINTAAN TERHADAP TANAH AIR INDONESIA YANG DILANDASI SEMANGAT KEBHINNEKAAN, REMAJA LDII SIAP MENANGKAL ISU SARA DAN BERITA HOAX DEMI TERWUJUDNYA KONDUSIFITAS WILAYAH” memang sengaja diselenggarakan seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, dimana gadget berbasis android bukan lagi menjadi barang mewah, namun semua kalangan dapat memilikinya dengan konsekuensi logis ada hal – hal positif maupun dampak negatif yang harus diterima, seperti berita hoax. Dinamika itulah yang melatarbelakangi Sdr. H. Walidi, M.M. selaku Ketua DPD LDII Kab. Tegal untuk melakukan pencegahan dini.

Selain diikuti peserta dari kalangan remaja, Ketua DPD LDII juga mengundang para pengurus tingkat PC dan PAC serta menghadirkan narasumber dari Polres Tegal dimana Kasatintelkam, AKP Bambang Edi Susanto, S.H., M.H. datang bersama tim yang terdiri dari Aiptu Muliyono, S.H. dan Brigadir Abi Nugroho.

Acara diawali dengan pembacaan ayat – ayat suci Al Qur’an oleh santri / santriwati Ponpes, dimana salah satu program unggulan Ponpes Al Huda Manshurin adalah mencetak Hafidz Qur’an dalam usia belia. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPD LDII, dimana dalam sambutannya Sdr. Walidi menegaskan bahwa LDII akan terus memelihara komitmennya menjadi organisasi pro pemerintah. Kepada para generasi mudanya juga dilakukan pembinaan secara berkesinambungan agar menjauhi tindakan melanggar hukum dan mencintai tanah airnya yang sarat dengan kemajemukan.

Selanjutnya Aiptu Muliyono selaku narasumber utama memaparkan materi tentang “WAWASAN KEBANGSAAN, KEBHINNEKAAN DAN MENANGKAL ISU SARA SERTA BERITA HOAX” secara gamblang dan lugas. Aiptu Muliyono mengatakan bahwa Indonesia merdeka bukan karena peran satu golongan saja, namun seluruh rakyat bersatu tanpa memandang suku, ras, profesi, agama maupun golongan. Sikap inilah yang membuat negara lain kagum dan ingin belajar langsung agar bisa hidup tenteram di tengah maraknya perbedaan. Isu propaganda dengan menebar berita hoax pada dasarnya bermotif ekonomi atau politik, bukan agama. Itu semua bisa ditangkal dengan memupuk rasa cinta terhadap tanah air. Disamping itu, pemerintah dan aparat keamanan telah melakukan upaya strategis untuk mengantisipasi tersebarnya berita hoax, seperti membentuk tim cyber dan menerbitkan UU ITE.

Antusiasme peserta cukup tinggi. Hal itu tampak ketika sesi tanya jawab berlangsung. Sebagian besar peserta aktif mengajukan pertanyaan dan menjawan soal yang diberikan narasumber. Dan di sesi akhir acara, dibacakan serta dilakukan penandatanganan pernyataan sikap dari Forum Remaja LDII yang isinya :

1. Setia dan taat kepada pemerintah yang sah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2. Menghargai keberagaman yang dilandasi dengan semangat kebhinnekaan dan toleransi terhadap sesama.

3. Menentang keras pergaulan bebas, penyalahgunaan Narkoba dan segala bentuk radikalisme serta propaganda melalui isu SARA dan berita hoax.

4. Siap berpartisipasi aktif dalam menjaga Kamtibmas.

5. Mendukung penuh langkah Polri dalam pemberantasan terorisme dan mengusut tuntas penyebar berita hoax untuk ditindak seadil – adilnya.

Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis AKP Bambang juga menyerahkan tali asih berupa 125 Kg beras kepada pengasuh Ponpes dan 30 tiket nonton gratis film “22 MENIT” di CGV Transmart Tegal serta kenang – kenangan berupa buku ” Perlukah Negara Islam” kepada Sdr. Walidi.

“Jadilah generasi muda yang cerdas dan Bijak dalam menyikapi isu atau berita, jangan mudah terhasut. Menghadapi Pilleg dan Pilpres 2019, isu propaganda semakin gecar, maka waspadalah. Bantu Pak Polisi menjaga situasi dengan cara aktif memberikan informasi” begitu pesan yang diutarakan AKP Bambang kepada peserta.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.